Powered By Blogger

Jumat, 29 Oktober 2010

Merapi Diperkirakan Meletus Lagi


Sabtu, 30 Oktober 2010 | 02:23 WIB
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Gunung Merapi mengeluarkan awan panas atau wedhus gembel terlihat dari Dusun Gondang, Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Klaten, Jawa Tengah, Jumat (29/10/2010). Merapi mengeluarkan awan panas pada pukul 06.14 WIB yang luncurannya diperkirakan mencapai 1,5 kilometer ke arah barat. Saat keluar mulut gunung suhu awan panas bisa mencapai sekitar 600 hingga 1.100 derajat Celcius dan memiliki kecepatan luncur hingga 300 kilometer per jam.

SLEMAN, KOMPAS.com — Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta Subandriyo mengatakan, letusan keras Gunung Merapi pada Sabtu (30/10/2010) disusul awan panas sebenarnya berlangsung mulai pukul 00.16 hingga 00.37 WIB.
Menurut dia, letusan awan panas terjadi karena suplai magma dari bawah ke atas berlangsung cepat.
"Sabtu dini hari terjadi aklamasi gas sehingga terjadi letusan awan panas dengan suara keras disertai guguran material yang mengeluarkan suara bergemuruh. Letusan diperkirakan masih terjadi karena masih ada magma dari bawah yang cukup besar," katanya.
Seperti diberitakan, suara ledakan keras Gunung Merapi, Sabtu dini hari pada sekitar pukul 00.40 WIB membuat warga panik. Mereka langsung berbondong-bondong menuju tempat-tempat pengungsian.
Para warga yang panik tersebut  mengungsi menggunakan mobil bak terbuka, sepeda motor, dan  berjalan kaki sambil berteriak-teriak mengajak warga lain untuk mengungsi.
Gunung Merapi, Sabtu dini hari, selama 21 menit mengeluarkan suara letusan keras dengan mengeluarkan awan panas yang pekat sehingga membuat panik kalangan warga di sekitar gunung yang aktif di Indonesia ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar